semakin kita merelakan kepergian sahabat, semakin kita mengharap kehadirannya pada suatu saat nanti, sebab kawan seribu terlalu sedikit, musuh satu teramat banyak!
semoga dalam bumi ini masih ada nafas persaudaraan yang boleh terpitakan!
setiap ukhuwah menampilkan satu mata rantai rezeki,,,, sekiranya hamba ingin dipermudah rezekinya maka akankah ia persulit diri tuk membina ukhwah islamiyah?
mari menyambung mata rantai ukhwah dengan landasan lillahi ta'ala..... kereta api senantiasa berjalan dalam rangkaian ikatan antar gerbongnya,,, namun apakah yang terjadi jikalau gerbong terdepan tidak memiliki panduan dan pedoman? tentu sangat erat kedudukannya dengan ketidak seimbangan dan ancaman tergelincir,,, begitupun dengan ikatan ukhuwah yang memiliki landasan yang rapuh.
semoga dalam bumi ini masih ada nafas persaudaraan yang boleh terpitakan!
setiap ukhuwah menampilkan satu mata rantai rezeki,,,, sekiranya hamba ingin dipermudah rezekinya maka akankah ia persulit diri tuk membina ukhwah islamiyah?
mari menyambung mata rantai ukhwah dengan landasan lillahi ta'ala..... kereta api senantiasa berjalan dalam rangkaian ikatan antar gerbongnya,,, namun apakah yang terjadi jikalau gerbong terdepan tidak memiliki panduan dan pedoman? tentu sangat erat kedudukannya dengan ketidak seimbangan dan ancaman tergelincir,,, begitupun dengan ikatan ukhuwah yang memiliki landasan yang rapuh.
Selamat jalan bagi antum semua kader GAMAIS BIMA yang kembali ke tanah asal,, ini hari bukti bakti pengabdian untuk dana Mbojo.... Kami yakin Gerbong ukhuwah itu tak akan pernah putus karena dari salah kader-kader Gamais dari bahasa inggris sering berucap, "where there is a will, there is a way"
tetap semangat ikhwah,,, bukakan jalan untuk kami yang akan menyusul kemudian,,,, MEMBERI KONTRIBUSI UNTUK BIMA TERCINTA!
semoga bermanfaat!
M. FAUZI MUHAJIR
CO. DEPT. JARKOM GAMAIS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar